Tutorial Membuat Emulator Android Virtual Device (AVD) di Android Studio

Muh Hadi Abdul Aziz

Saya adalah seorang developer muda yang masih mencari pengalaman diri dan bercita-cita mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Jika anda memiliki pendapat tentang tulisan saya, sampaikan pendapat anda melalui komentar di bawah.

Mungkin Anda juga menyukai

26 Respon

  1. sugeng berkata:

    apakah tutorial di atas sudah termasuk informasi handphone android itu sendiri? contohnya informasi:
    imei, nomer seri, versi pita basis, nama perangkat, nomer model, versi android, versi karnel, nomer versi, nomer bentukan.
    kalau yg saya sebutkan diatas bisa di tampilkan pada emulator berarti anda akan menjadi seorang pengembang yg hebat… selamat mengembangkan tehnologi…

    • Ya, bisa.
      Anda dapat melihat informasi AVD (pastikan dalam kondisi berjalan) dengan cara membuka Settings > About emulated device (terletak paling bawah).
      Saya sudah mengupdate artikel ini, anda dapat melihat contohnya pada tulisan di atas.
      – Terima kasih

  2. figo berkata:

    lanjutannya mana nih gan? hehehe

  3. Pungki berkata:

    Apa boleh minta aplikasi yang sudah jadi, dan bisa di root

  4. Dede berkata:

    Apakah Android Studio bisa membuat emulator Android seperti Bluestacks?

  5. Sopian John berkata:

    tutorialnya mantap nich gan, blh ya saya belajar disini gan, update trs gan tutornya ya.
    Salam sukses gan…

  6. Sopian john berkata:

    Mlm mas, mf mu tny nich sy mau instal eclipse di window 10 64bite download selesai. Ketika mu instal keluar error yg berhubungan dengan proxy server keterangan ny tuh, itu gmn ya, mhn bntuan nya mas. Mksh sebelumnya..

  7. Zaenudin Alvaro berkata:

    Maaf mau bertanya kenapa setiap saya run tidak aktif ? atau dengan kata lain eror Gl 446 seperti itu makasih

    • Error tersebut terjadi karena ada masalah pada GLES. Lakukan cara berikut:
      1. Pada emulator buka “Emulated Performance – Graphics” -> software – GLES 2.0
      2. Ubah RAM ke lebih besar, misal 2GB atau 3GB

      Jika belum berhasil, install ulang Android Emulator dari SDK tools. Juga install ulang HAXM dengan memori 4GB. Setelah itu buat AVD baru dengan RAM 2GB dan VM 512MB.

      Solusi lain adalah update Driver VGA. Jangan lupa untuk menjalankan Emulator sebaiknya punya sisa RAM 2GB.

      • Sabri berkata:

        mas maaf kasusnya mirip,pd saat RUN MUNCUL ERROR”
        Gradle sync failed: CreateProcess error=216, This version of %1 is not compatible with the version of Windows you’re running. Check your computer’s system information to see whether you need a x86 (32-bit) or x64 (64-bit) version of the program, and then contact the software publisher
        Consult IDE log for more details (Help | Show Log)

        2:54 PM SSLException: Connection has been shutdown: javax.net.ssl.SSLException: SSL peer shut down incorrectly

        3:06 PM SSLException: Connection has been shutdown: javax.net.ssl.SSLException: java.net.SocketException: Connection reset

        3:24 PM FileNotFoundException: Entry fileTemplates//code/Google Test Fixture SetUp Method.cc.ft not found in C:/Program Files/Android/Android Studio/lib/idea.jar

        3:33 PM Gradle sync started

        3:33 PM Gradle sync failed: CreateProcess error=216, This version of %1 is not compatible with the version of Windows you’re running. Check your computer’s system information to see whether you need a x86 (32-bit) or x64 (64-bit) version of the program, and then contact the software publisher
        Consult IDE log for more details (Help | Show Log)

        4:59 PM SSLException: Connection has been shutdown: javax.net.ssl.SSLException: SSL peer shut down incorrectly

        5:00 PM SSLException: Connection has been shutdown: javax.net.ssl.SSLException: SSL peer shut down incorrectly

  8. Sabri berkata:

    belum ada mas Hadi solusinya gmn?,mksh banyak sdh membantu
    coding:

    // Top-level build file where you can add configuration options common to all sub-projects/modules.

    buildscript {
    repositories {
    jcenter()
    }
    dependencies {
    classpath ‘com.android.tools.build:gradle:2.3.0’

    // NOTE: Do not place your application dependencies here; they belong
    // in the individual module build.gradle files
    }
    }

    allprojects {
    repositories {
    jcenter()
    }
    }

    task clean(type: Delete) {
    delete rootProject.buildDir
    }

    • di bawah jcenter() ditambahkan maven, jadinya seperti ini:

      // Top-level build file where you can add configuration options common to all sub-projects/modules.

      buildscript {
      repositories {
      jcenter()
      }
      dependencies {
      classpath ‘com.android.tools.build:gradle:2.3.0’

      // NOTE: Do not place your application dependencies here; they belong
      // in the individual module build.gradle files
      }
      }

      allprojects {
      repositories {
      jcenter()
      maven {
      url “https://maven.google.com”
      }
      }
      }

      task clean(type: Delete) {
      delete rootProject.buildDir
      }

  9. Sabri berkata:

    alhamdullilah sudah bisa mas hadi…terima kasih pencerahannya smga barokah…aminnnn
    mas hadi pd saat emulator muncul sebntar alias”ngedip ” sebelum nya kayak ada crash emulator?
    solusinya?

  1. 31 Desember 2016

    […] Tutorial Membuat Emulator Android Virtual Device (AVD) di Android Studio […]

  2. 31 Desember 2016

    […] Tutorial Membuat Emulator Android Virtual Device (AVD) di Android Studio […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *